Sabtu, 20 Juni 2015

First Day of Holy Month Ramadhan

18 Juni 2015
10 menit sebelum adzan maghrib

aku pergi ke minimarket untuk membelikan rafi, adik bungsuku minuman kaleng pereda panas dalam. cepat-cepat, aku mengambilnya di rak pojok dan membawanya ke kasir yang sudah ramai.
seorang pria tak kukenal, mungkin lebih tua setahun dua tahun dariku, memakai kaos cokelat kayu dan rambutnya agak gondrong, mundur dari antrian dan memberi ruang di depanku.
ketika gilirannya dia diam, aku menoleh padanya, isyarat ini giliranmu. dan dia mengangkat alis. silakan, kamu dulu.

mungkin biasa, tapi ini pertama kali ada seseorang yang yak takkukenal seperti itu padaku.
dan adzan maghrib berkumandang.

Rabu, 08 April 2015

Mahasiswa Matematika, Kimia dan Biologi kata tentang Rindu dan Benci.

Mereka kata, benci dan rindu layaknya 2 sisi koin logam yang berbeda. Mereka berpijak pada sisi yang dipisahkan jarak, ketebalan koin itu. Mahasiswa matematika membantah, ketika ketebalan koin mendekati nol.. Dimana mereka berpijak?

Mereka bilang, benci dan rindu adalah dua hal berbeda bagai minyak dan air. Mahasiswa kimia mengelak, karena benci dan rindu, mereka akan sama-sama melarutkan dengan adanya surfaktan. Tak ada pihak yang dikalahkan maupun dimenangkan..

Benci dan rindu seperti panas dan dingin. Kau tak akan bisa merasakan keduanya.. Mahasiswa biologi menyangkal, kau bisa merasakan keduanya. ingat saat kau sakit demam? Menggigil tapi nyatanya tubuhmu panas.

Iya, kini pun aku demam karenamu. Merindu, tapi nyatanya tak ingin bertemu denganmu..